DR ZT Pohan & Associates akan Gelar FGD Bisnis Perumahan

Uncategorized1271 Dilihat

HARIAN24.COM , PEKANBARU - Kantor Hukum Bisnis Property Dr ZT Pohan & Partners akan mengadakan Fokus Diskusi Grup (FGD) tentang bisnis perumahan di Hotel Pangeran Pekanbaru, 11 Februari 2025.

Pembicara yang akan hadir dari BTN Pekanbaru, DPD REI Riau dan Advokat Dr Zulfikri Toguan SH MH.

FGD tersebut akan membahas kolaborasi perbankan dan pengembang dalam koridor hukum dalam menyukseskan pembangunan perumahan di Provinsi Riau.

“Kegiatan ini dalam rangka berpartisipasi menyukseskan pembangunan perumahan rakyat di Provinsi Riau,” ujar Dr ZulFikri Toguan, Minggu (2/2/2025).

Melalui FGD itu diharapkan peserta dapat menjadi developer perumahan yang profesional.

Developer perumahan adalah sosok penting dalam industri properti. Mereka bertanggung jawab atas perizinan, perencanaan, pembangunan, dan pemasaran proyek perumahan.

Dr ZulFikri menyebutkan, menjadi seorang developer perumahan yang profesional membutuhkan lebih dari sekadar pengetahuan teknis.

Kualitas yang harus dimiliki developer perumahan profesional:

1. Pemahaman Pasar:
Mampu menganalisis tren pasar, kebutuhan konsumen, dan potensi lokasi.

2. Keterampilan Keuangan:
Memahami analisis keuangan, perencanaan anggaran, dan pengelolaan risiko.

3. Keterampilan Negosiasi:
Mampu bernegosiasi dengan berbagai pihak, seperti pemasok, kontraktor, dan calon pembeli.

4. Keterampilan Manajemen Proyek:
Mampu mengatur waktu, sumber daya, dan tim kerja dengan efektif.

5. Jaringan Luas:
Membangun hubungan baik dengan berbagai pihak terkait, seperti pemerintah, bank, dan agen properti.

6. Visi Kreatif:
Mampu menciptakan desain perumahan yang inovatif dan menarik.

Langkah Menjadi Developer Perumahan Profesional

1. Pendidikan dan Pengalaman:
Pendidikan Formal: Dapatkan gelar di bidang arsitektur, teknik sipil, atau manajemen bisnis.

2. Pengalaman Kerja: Mulai dari posisi junior dan secara bertahap naik ke posisi yang lebih tinggi.

3. Pengetahuan Hukum dan Regulasi:

4. Peraturan Bangunan: Pahami peraturan zonasi, IMB, dan standar bangunan.

5. Peraturan Perizinan: Kuasai proses perizinan dan legalitas proyek.
6. Keterampilan Analisis:

7. Studi Kelayakan: Lakukan analisis mendalam terhadap proyek sebelum memulai.

8. Analisis Risiko: Identifikasi dan mitigasi risiko yang mungkin terjadi.

9 Jaringan Bisnis:

10. Hubungan dengan Pemasok: Bangun hubungan yang kuat dengan pemasok bahan bangunan.

11. Kemitraan dengan Kontraktor: Cari kontraktor yang terpercaya dan berkualitas.

12. Kerja sama dengan Agen Properti: Manfaatkan jaringan agen untuk memasarkan proyek.

13. Pemasaran dan Penjualan:

14. Strategi Pemasaran: Kembangkan strategi pemasaran yang efektif untuk menjangkau target pasar.

15. Teknik Penjualan: Latih tim penjualan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada calon pembeli.

Tantangan Menjadi Developer Perumahan

1. Persaingan Ketat: Industri properti sangat kompetitif.

2. Perubahan Regulasi: Peraturan pemerintah dapat berubah sewaktu-waktu.

3. Fluktuasi Ekonomi: Kondisi ekonomi yang tidak stabil dapat mempengaruhi penjualan.

4. Risiko Proyek: Setiap proyek memiliki risiko kegagalan.

Tips Sukses Menjadi Developer Perumahan

1. Fokus pada Kualitas: Bangun proyek dengan kualitas terbaik untuk mendapatkan reputasi yang baik.

2. Inovasi: Terus berinovasi untuk menciptakan produk yang berbeda dari pesaing.

3. Pelayanan Pelanggan: Prioritaskan kepuasan pelanggan.

4. Jaga Keuangan: Kelola keuangan proyek dengan hati-hati.

5. Adaptasi dengan Perubahan: Tetap up-to-date dengan perkembangan pasar dan teknologi.

“Mari kita bangun perumahan yang berkualitas dan berkelanjutan,” tutup Dr Zulfikri yang juga dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Riau (UIR). (rls)