Warga Tolak Keberadaan TPS Liar di Jalan Karya Labersa

Pekanbaru105 Dilihat

HARIAN24.COM , PEKANBARU - Warga perumahan Griya Intan Permai, Cikara Asri Utama dan Navana, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru unjuk rasa menolak keberadaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar di Jalan Karya Labersa, Minggu (16/2/2025).

Dalam aksi tersebut, warga meminta perusahaan pengelola sampah untuk angkat kaki dan menutup TPS.

"Kami warga dari tiga perumahan yang ada meminta supaya TPS ditutup, dibongkar dan dikosongkan dari semua aktivitas,” ujar warga yang ikut demo kepada wartawan.

Aksi unjuk rasa ini terjadi karena warga kecewa terhadap perusahan pengelola sampah di TPS. Mereka mangkir dari perjanjian yang dibuat dan disepakati bersama.

Ketua RT 04, Hendriyas Sofyan mengatakan, beberapa waktu lalu, mediasi sudah dilakukan di kantor Lurah Simpang Tiga dan disepakati bersama bahwa dalam waktu 10 hari perusahaan akan menutup TPS.

Mamun kesepakatan itu dilanggar dan kegiatan di TPS masih tetap berjalan.

"Warga kecewa atas aktivitas di TPS. Padahal sudah ada kesepakatan bersama di kantor Lurah Simpang Tiga beberapa waktu lalu, perusahaan akan menutup TPS ini," ujar Hendryas yang akrab disapa Pak RT Ujang.

Ditambahkannya, perangkat RW dan RT tidak pernah memberikan rekomendasi untuk keberadaan TPS tersebut.

Di lokasi TPS, tampak hadir sebagai mediasi ketua RT, Ketua RW, Agrisman, Plt Lurah Simpang Tiga, Mahendra, Babinsa Nusyrwan, Babinkamtibnmas, Bripka Adrian Alta.

Hasil mediasi, perwakilan perusahaan kepada warga menyampaikan pihaknya akan membongkar TPS dan menghentikan semua aktivitas.

"Kami menjamin tidak ada lagi aktivitas bongkar muat sampah di lokasi ini. Namun saya minta waktu mengangkat sampah keluar untuk dibawa ke TPA," ujarnya.

Lurah Simpang Tiga, Mahendra kepada warga mengatakan, mediasi sudah dilakukan dan diperoleh kesepakatan bahwa tidak ada lagi kegaiatan bongkar muat sampah di lokasi ini. (Rls)