HARIAN24.COM , PEKANBARU – Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Provinsi Riau, Ir Ulul Azmi ST CST IPM ASEAN Eng menyampaikan keprihatinan dan seruan penguatan keselamatan jalan menyusul dua kecelakaan yang terjadi di ruas tol wilayah Riau.
Accident pertama kebakaran satu unit Pajero Sport di Tol Pekanbaru–Bangkinang yang diduga akibat korsleting listrik. Kedua, kecelakaan antara Bus PMTOH dan truk tronton di Tol Pekanbaru–Dumai yang menelan korban jiwa.
Sebagai praktisi K3 dan pemerhati keselamatan publik, Ir Ulul Azmi menilai momentum ini harus menjadi evaluasi menyeluruh terhadap manajemen keselamatan kendaraan dan pengemudi, terutama menjelang puncak arus mudik Lebaran 2025.
“Dua kejadian ini menjadi alarm penting, khususnya dalam menghadapi musim mudik. Keselamatan tidak bisa ditawar. Kita perlu pastikan kendaraan layak jalan, pengemudi dalam kondisi fit, dan semua pihak berperan aktif,” ujarnya, Rabu (26/3/2025).
Ia menekankan pentingnya pemeriksaan teknis kendaraan, penguatan budaya keselamatan berkendara, serta pelatihan defensif driving, khususnya bagi sopir angkutan umum.
Selain itu, Ir Ulul Azmi memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolda Riau dan jajaran Ditlantas, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, dan seluruh instansi terkait yang menunjukkan komitmen kuat dalam menyambut arus mudik Lebaran.
“Kami mengapresiasi sinergi lintas instansi yang telah melakukan perbaikan infrastruktur jalan, menambah rambu-rambu, memasang penerangan, serta mendirikan posko-posko mudik dan melakukan sosialisasi keselamatan kepada masyarakat. Ini adalah bentuk kehadiran negara yang nyata dalam menjaga keselamatan warga,” sebut Ulul.
Sebagai himbauan, Ir Ulul Azmi menyampaikan empat poin penting kepada masyarakat sebelum mudik Lebaran.
1. Periksa kondisi kendaraan secara menyeluruh sebelum berangkat
2. Pastikan pengemudi dalam kondisi sehat dan cukup istirahat
3. Patuh terhadap rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan
4. Manfaatkan layanan posko mudik untuk beristirahat dan mendapatkan informasi.
“Mudik adalah perjalanan pulang yang penuh harapan. Jangan biarkan kelalaian merusak kebahagiaan. Mari kita jadikan Lebaran tahun ini lebih aman dan nyaman untuk semua,” tutupnya. (Rls)